Daily Life

Tips Menulis Stephen King (1)

Stephen King in his office, 1983. Source: cinearchive.org

Mungkin banyak yang sudah jengah membaca strategi menulis ala Stephen King. Dia lagi, dia lagi. Memang sudah banyak kumpulan tips seperti ini beredar di internet. Coba saja cek Google sekarang. Tapi saya akan tetap menulis ringkasan petuahnya karena dua alasan: saya menulisnya kembali untuk mengingat hal-hal penting, dan satu nasihat dari Stephen King, “What are you going to write about? Anything you damn well want.”

Daily Life

I Wish I Knew How It Would Feel to Be Free

Source: cnn.com

Jika saya bisa terlahir kembali, saya ingin menjadi musisi. Sejak kecil, saya suka sekali menyanyi. Meski saat itu lebih tepat kalau disebut menjerit, daripada bersenandung. Sering, karena menirukan gaya dan rentang nada penyanyi favorit saya, muka saya memerah dan otot-otot leher ikut bermunculan. Apalagi saat saya mencoba mencapai nada tinggi, Idul Adha mendadak datang lebih cepat. Ada suara kambing disembelih keluar dari kamar saya.

Architecture and The City

Reading Rem

Rem Koolhaas. ©Merlijn Doomernik

Rem is my favorite architect. Yes, he might made some bad decisions regarding his architecture. But his sharp mind, courage, and unpredictability are the magnets for my affection. After all, no one is perfect right? On July 2016, I wrote an article for OMAH Library’s Alpha Book. The title is “Reading Rem”. Below, you can read the piece from the book. I also added some pictures to support the content. Enjoy!

Daily Life

Tiga Buku Paling Berkesan

Membaca di Tangkuban Perahu. ©Yusni Aziz

Sebetulnya cinta saya pada buku datang sangat terlambat.

Dari kecil hingga remaja, mereka tidak dekat dengan lingkungan saya. Tidak di sekolah, tidak juga di rumah. Mungkin bapak suka membaca, tapi koleksinya yang bertema ensiklopedi akhir zaman atau panasnya neraka tidak bisa menarik minat saya. Ibu lebih suka membaca koran, atau mengkaji kenapa artis anu bisa jadian sama anak pejabat itu; lalu pisah ranjang padahal anaknya sudah satu. Saudara yang lain lebih suka bergulat dengan Kung Fu Boy, Dragon Ball, atau bermain konsol game. Tidak ada yang menunjukkan saya indahnya buku. Bagaimana bisa sayang, jika kenal sajapun tidak.